Bye Bye, Notches! - Nara Killjoy

Nara Killjoy

Make Some Noises.

Selasa, 31 Juli 2018

Bye Bye, Notches!


Di tulisan sebelumnya gue pernah bahas kalo tahun 2018 ini merupakan tahun buat ponsel pintar (smartphone) berponi (notch). Gimana nggak, hampir seluruh pabrikan pada bikin varian smartphone mereka dengan desain notch. Sebagai salah satu produsen smartphone terbesar yang memegang tiga merek sekaligus, BBK Electronics dengan merek dagang Oppo, Vivo, dan OnePlus juga tak mau ketinggalan dengan notched smartphone mereka, masing-masing Oppo F7, Vivo V9, dan OnePlus 6. Buat kalian yang belum tau, jadi ya sebenernya Oppo sama Vivo itu satu grup. Makanya sesama saudara gak usah saling nyela lah ya. Kalo menurut pengamatan gue sih, OnePlus itu menyasar ke kelas atas dengan SoC Snapdragon 8xx series, Oppo menyasar kelas menengah dengan SoC Snapdragon 6xx series, dan Vivo menyasar level entri dengan SoC Snapdragon 4xx series.

Tradisi smartphone rilisan BBK Electronics ini berjalan terus menerus mulai lebih dari dua tahun yang lalu. Namun, semua berubah sejak negara api menyerang pertengahan semester pertama tahun 2018. Oppo dan Vivo mengusung SoC Snapdragon 845 untuk masing-masing smartphone andalan mereka, Oppo Find X dan Vivo Nex. Bukan smartphone main-main, keduanya merupakan smartphone minim bingkai (bezel-less) tanpa notch sama sekali. Jika dibandingkan dengan Samsung Galaxy S9, bezel smartphone milik Oppo dan Vivo ini jauh lebih tipis. Padahal seperti kita tahu bersama, bezel atas di kebanyakan smartphone tetap dibutuhkan untuk meletakkan kamera depan, lubang speaker, dan berbagai macam sensor. Hal ini yang membuat Apple membuat desain notch di iPhone X untuk mengakomodir peletakan aksesoris tadi. Lantas, bagaimana dengan Oppo dan Vivo?
Oppo Find X

Vivo Nex
Sebagai perbandingan, Galaxy S9 memiliki screen to body ratio sebesar 84,2% dan iPhone X hanya 82.9% saja. Bagaimana dengan Oppo Find X dan Vivo Nex? Oppo Find X mengusung layar AMOLED dengan screen to body ratio sebesar 87,0% dan Vivo Nex sedikit dibawahnya dengan 86,0%. (sumber: https://www.gsmarena.com). Kalau kita lihat seperti gambar di atas, terlihat jelas bahwa benar-benar gak ada ruang lagi untuk kamera depan dan aksesoris lain. Kemudian timbul pertanyaan dari para pecinta selfie, "Lah, terus yang hobi selfie gimana dong? Kan dua smartphone ini terkenal banget sama fitur selfie yang bisa bikin kita jadi cantik atau ganteng?"

Seperti kita lihat pada video teaser dari masing-masing merek, keduanya menerapkan konsep yang bisa dibilang hampir serupa, yaitu menggunakan mekanisme penggerak motor untuk memunculkan kamera depan. Untuk Oppo sendiri, motor penggerak gak cuma buat kamera depan tapi juga untuk dua kamera belakangnya. Dengan desain seperti ini, Oppo masih bisa menyematkan speaker normal di earpiece mini mereka. Untuk Vivo Nex, karena emang gak ada ruang lagi untuk speaker, smartphone mereka menggunakan sistem getaran layar sebagai pengganti speaker. Menurut gue sih ini merupakan dua buah desain yang futuristik. Untuk fitur keamanan, Vivo Nex menerapkan fingerprint reader di bawah layar.  Sementara Oppo Find X mengandalkan kamera depan mereka untuk implementasi Face ID kawe.



Oppo Find X sendiri udah resmi rilis di Indonesia dengan banderol Rp 12,999 juta, sedangkan hingga tulisan ini dibuat, belum ada tanda-tanda Vivo Nex bakal segera menyusul. Harga tersebut tergolong mahal dan bakal head-to-head langsung sama Samsung Galaxy S9+ dan LG G7 ThinQ yang bisa dibilang udah punya nama. Oh iya, dengan desain penggerak motor seperti itu, jangan harap ada fitur IP rating untuk water resistant seperti flagship kebanyakan. Selain itu nih, walaupun keduanya menggunakan desain kaca di bodi belakang, fitur wireless charging juga absen. Menurut kalian bagaimana? Tertarik gak dengan desain Oppo Find X dan Vivo Nex? Kalau punya budget segitu, mau beli apa nggak? Kasih pendapat kalian di kolom komentar, ya!
Cheers!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar